Pencarian

BRI Salurkan Rp10,6 Triliun KUR Perumahan di Program 3 Juta Rumah, Capai 167 Persen dari Target

Rabu, 29 Juli 2026 • 08:49:31 WIB
BRI Salurkan Rp10,6 Triliun KUR Perumahan di Program 3 Juta Rumah, Capai 167 Persen dari Target
BRI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan sebesar Rp10,6 triliun dalam Program 3 Juta Rumah, melampaui target awal hingga 167 persen.

JAKARTA — BRI menjadi motor utama pembiayaan sektor perumahan dalam Program 3 Juta Rumah yang digagas pemerintah. Realisasi KUR Perumahan mencapai 77.592 unit, jauh di atas target awal sebanyak 46.230 unit.

Target Awal Terlampaui, BRI Dorong Peningkatan Kuota

Hery Gunardi mengungkapkan bahwa penyerapan anggaran KUR Perumahan sudah mendekati angka 89 persen. Karena itu, pihaknya mendorong pemerintah untuk menaikkan target penyaluran ke depan.

“Untuk KUR Perumahan sendiri, pencapaian BRI sudah mendekati 89%. Karena itu target ke depan juga akan ditingkatkan,” ujar Hery dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta.

FLPP Juga Bergerak, 19 Ribu Unit Rumah Sudah Dibiayai

Selain KUR, BRI juga mengakselerasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hingga 20 Juli 2026, realisasi FLPP yang telah disalurkan mencapai 19.075 unit.

Angka ini menambah portofolio pembiayaan perumahan BRI yang menjadi salah satu pilar utama dalam program nasional penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Mengapa Capaian Ini Penting untuk Program 3 Juta Rumah?

Program 3 Juta Rumah merupakan prioritas pemerintah untuk mengatasi backlog perumahan yang masih tinggi. Dengan realisasi KUR Perumahan yang melampaui target, BRI menunjukkan bahwa skema pembiayaan ini efektif menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah menargetkan total penyaluran KUR Perumahan tahun 2026 sebesar Rp12 triliun. BRI telah merealisasikan Rp10,6 triliun dari angka tersebut, menyisakan sekitar Rp1,4 triliun yang akan dikejar hingga akhir tahun.

Akselerasi Penyaluran di Semester Kedua

BRI diproyeksikan akan terus mempercepat penyaluran di sisa tahun 2026. Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri PKP Maruarar Sirait yang meminta perbankan untuk memperluas akses kredit perumahan, terutama di daerah-daerah dengan kebutuhan hunian tinggi.

Dengan dua skema sekaligus—KUR Perumahan dan FLPP—BRI menjadi salah satu institusi keuangan dengan kontribusi terbesar dalam merealisasikan target pembangunan rumah nasional.

Bagikan
Sumber: bangkaindependent.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks