Balita Penderita Epilepsi di Pangkalpinang Dapat Bantuan Biaya Pengobatan dari PT TIMAH, Orang Tua Bersyukur

Penulis: Ricki Manurung  •  Senin, 20 Juli 2026 | 13:55:01 WIB
Balita penderita epilepsi di Pangkalpinang mendapatkan bantuan biaya pengobatan dari PT TIMAH untuk menjalani perawatan lanjutan di Palembang.

PANGKALPINANG — Perjuangan Zilvina Adelia Azelia melawan epilepsi memasuki babak baru. Balita berusia tiga tahun asal Kota Pangkalpinang itu akan menjalani pengobatan lanjutan di Palembang setelah beberapa kali berobat di sejumlah rumah sakit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tak menunjukkan hasil signifikan.

Keluarga Zilvina mengaku terbantu dengan uluran tangan PT TIMAH. Bantuan biaya pengobatan dari perusahaan tambang pelat merah itu akan digunakan untuk menutup kebutuhan transportasi, akomodasi, hingga pembelian obat-obatan yang tak sepenuhnya ditanggung rumah sakit.

Biaya Pengobatan dan Akomodasi Jadi Beban Utama Keluarga

Yanti Arisandi, ibu kandung Zilvina, mengatakan dokter telah memutuskan merujuk putrinya ke Palembang karena kondisi kesehatan anaknya belum menunjukkan perkembangan. “Kami sudah ke Palembang untuk melakukan pendaftaran. Dokter menjelaskan anak kami akan menjalani pengobatan intensif agar proses pemeriksaan dan penanganannya lebih optimal,” ujar Yanti.

Menurut Yanti, selain biaya medis, pihak keluarga juga harus menyiapkan dana untuk tempat tinggal sementara selama masa perawatan di Palembang. Penghasilan orang tua yang terbatas membuat mereka kesulitan menutup seluruh kebutuhan tersebut.

Jadwal Pengobatan Dimulai 21 Juli 2026

Ayah Zilvina, Deka Erwandi, mengungkapkan putrinya dijadwalkan menjalani pengobatan pada 21 Juli 2026. Proses perawatan diperkirakan berlangsung selama beberapa pekan. “Bantuan dari PT TIMAH ini akan kami gunakan untuk biaya transportasi, akomodasi, dan membeli obat-obatan yang diperlukan selama pengobatan,” kata Deka.

Deka berharap seluruh ikhtiar yang dilakukan dapat membuahkan hasil terbaik. Ia ingin Zilvina bisa tumbuh sehat dan menjalani masa kecil seperti anak-anak lainnya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH yang telah membantu biaya pengobatan anak kami. Penghasilan kami sebagai orang tua belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pengobatan. Semoga PT TIMAH semakin sukses dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Deka.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: suarabangka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top