Indeks Biaya Konstruksi Belitung 2025 Terendah di Babel, Hanya 1,029 Kali Lipat dari Surabaya

Penulis: Alfian Batubara  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 15:45:31 WIB
Indeks Biaya Konstruksi (IBK) Kabupaten Belitung pada 2025 tercatat sebesar 102,93 poin, menjadi yang terendah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

BELITUNG — Biaya membangun di Kabupaten Belitung ternyata paling murah se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Indeks Biaya Konstruksi (IBK) daerah ini hanya 102,93 poin pada 2025, menjadikannya satu-satunya wilayah dengan angka di bawah 104 poin di antara tujuh kabupaten/kota.

Angka itu turun 0,87 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, jika dilihat dalam lima tahun terakhir, indeks ini justru naik tipis 0,75 poin.

IBK Belitung 2025: Lebih Murah dari Bangka Selatan hingga Pangkal Pinang

BPS menetapkan Surabaya sebagai kota acuan dengan nilai IBK 100 poin. Artinya, semakin tinggi indeks suatu daerah, semakin mahal pula biaya konstruksi di sana dibandingkan Surabaya. Dengan skor 102,93, biaya bangun di Belitung hanya 1,029 kali lebih mahal dari kota pahlawan.

Selisihnya cukup terlihat dengan daerah tetangga. Berikut perbandingan IBK seluruh kabupaten/kota di Bangka Belitung pada 2025:

  • Kabupaten Belitung: 102,93 poin
  • Kabupaten Bangka Selatan: 104,05 poin
  • Kabupaten Bangka Tengah: 104,08 poin
  • Kabupaten Bangka Barat: 104,54 poin
  • Kabupaten Bangka: 104,62 poin
  • Kabupaten Belitung Timur: 105,17 poin
  • Kota Pangkal Pinang: 109,36 poin

Mengapa IBK Belitung Paling Rendah?

IBK merupakan indeks harga yang mengukur tingkat kemahalan konstruksi suatu wilayah. Semakin rendah angkanya, artinya harga material, upah tukang, dan sewa alat berat di daerah tersebut relatif lebih terjangkau ketimbang wilayah lain di Babel.

Kondisi ini bisa menjadi sinyal positif bagi investor atau pengembang yang ingin membangun proyek perumahan, fasilitas umum, maupun infrastruktur di Belitung. Biaya konstruksi yang lebih rendah berarti modal awal yang dibutuhkan lebih kecil dibandingkan membangun di Pangkal Pinang yang indeksnya mencapai 109,36 poin.

Penurunan Tahunan vs Tren Lima Tahun

Meski turun 0,87 poin dari tahun lalu, tren jangka panjang IBK Belitung masih menunjukkan kenaikan. Dalam setengah dekade terakhir, indeks ini naik 0,75 poin. Artinya, biaya konstruksi di Belitung sebenarnya perlahan meningkat, hanya saja lajunya lebih lambat dibandingkan daerah lain di provinsi ini.

Data BPS ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan kontraktor dalam merencanakan anggaran proyek fisik. Dengan IBK yang paling rendah, Belitung berpotensi menarik lebih banyak proyek pembangunan yang membutuhkan efisiensi biaya.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: databoks.katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top